Halaman Utama Cari Uang Tempat Download
Google Yahoo Facebook Youtube Kompas Detik Okezone TVRI TVOne MetroTV SCTV RCTI Indosiar AnTV GlobalTV TPI TransTV Trans7

Belajar dari Kisah Kupu-Kupu

Kisah ini berawal dari seseorang yang tanpa sengaja menemukan kepompong dari seekor kupu-kupu. Dia melihat ada lubang kecil muncul dari kepompong tersebut. Diapun duduk mengamati dalam beberapa jam calon kupu-kupu itu, ketika dia berjuang dengan memaksa dirinya melewati lubang kecil itu. Kemudian kupu-kupu itu berhenti dan diam, mungkin karena lelah. Kelihatannya dia telah berusaha sekuat tenaga dengan segala kemampuannya. Namun nampaknya dia tidak bisa lebih jauh lagi. Mungkin karena merasa kasihan orang tersebut memutuskan untuk membantunya. Dia mengambil sebuah gunting dan memotong sisa kekangan dari kepompong itu.

Ahirnya kupu-kupu tersebut bisa keluar dengan mudahnya. Namun, dia mempunyai tubuh gemuk dan kecil (tidak sempurna), serta sayap-sayap yang masih mengkerut. Orang tersebut terus mengamatinya, karena dia berharap pada suatu saat, sayap-sayap itu akan mekar dan melebar sehingga mampu menopang tubuhnya. Dan akan terus berkembang seiring dengan berjalannya waktu.

Tapi semuanya tak pernah terjadi.
Kenyataannya, kupu-kupu itu menghabiskan sisa hidupnya dengan merangkak. Dengan tubuh gemuk dan sayap-sayap mengkerut. Dia tidak pernah bisa terbang!!!.

Apa inspirasi yang bisa kita ambil dari Cerita ini ?
"Apa yang tidak dimengerti dari kebaikan dan ketergesa-gesaan orang tersebut adalah bahwa kepompong itu terhambat dalam perjuangan yang dibutuhkannya, untuk dapat melewati lubang kecil yang merupakan proses Alami baginya untuk dapat menjadi seekor Kupu-Kupu. Seperti yang telah gariskan Allah dan menjadi takdirnya. "Cairan dari tubuh kupu-kupu itu masuk ke dalam sayap-sayapnya, sehingga dia akan siap terbang begitu dia memperoleh kebebasan dari cangkang kepompong tersebut."

Pesan Moral
Kadang-kadang perjuangan adalah suatu yang kita perlukan dalam hidup kita. Jika Allh SWT membiarkan kita hidup tanpa hambatan dan perjuangan, itu mungkin justru akan melumpuhkan kita. Kita mungkin tidak sekuat yang semestinya dibutuhkan untuk menopang cita-cita dan harapan yang kita impikan.
Kita mungkin tidak akan pernah dapat “Terbang” karena sesungguhnya Allah SWT itu Maha Pengasih dan maha Penyayang.

1. Saat kita memohon Kekuatan, Allah memberi kita kesulitan-kesulitan untuk membuat kita tegar.

2. Saat kita memohon kebaikan, Allah memberi kita berbagai persoalan hidup untuk diselesaikan agar kita bertambah bijaksana.

3. Saat kita memohon dimudahkan Rizki, Allah memberi kita Otak dan Tenaga untuk dipergunakan sepenuhnya dalam mencari rizki.

4. Saat kita memohon Keteguhan Hati, Allah memberi Bencana dan Bahaya untuk diatasi.

5. Saat kita memohon Cinta, Allah memberi kita orang-orang bermasalah untuk diselamatkan dan dicintai.

6. Saat kita memohon Kemurahan dan Kebaikan Hati, Allah memberi kita Cobaan yang datang silih berganti.

Tapi harus di ingat, begitulah cara Allah SWT membimbing Kita sebagai umatnya.

Apakah jika saya tidak memperoleh yang saya inginkan, berarti bahwa saya tidak akan mendapatkan segala yang saya butuhkan?

Kadang Allah SWT tidak memberikan yang kita minta, tapi dengan pasti bahwa Allah SWT akan selalu memberikan yang terbaik untuk kita. kebanyakan dari kita tidak mengerti, mengenal, bahkan tidak mau menerima rencana Tuhan, padahal justru itulah yang terbaik untuk kita.

Allahu Akbar(Allah Maha Besar)

Postingan Yang Berhubungan



 
Kategori:

Posting Komentar